PANKREAS – FISIOLOGI

A. Eksokrin
– Sel – sel asini menghasilkan
beberapa enzim yang disekresikan
melalui ductus pankreas yang
bermuara ke duodenum.
– Enzim – enzim tersebut
berfungsi untuk mencerna 3 jenis
makanan utama = karbohidrat,
protein, dan lemak.
– Sekresi ini juga mengandung
sejumlah besar ion bikarbonat 
menetralkan asam kimus dari
lambung.
– Enzim proteolitik = tripsin,
kimotripsin, dan
karboksipolipeptidase.
Tripsin dan kimotripsin :
memisahkan protein yang dicerna
menjadi peptida, tapi tidak
menyebabkan pelepasan asam –
asam amino tunggal.
Karboksipolipeptidase :
memecah beberapa peptida menadi
asam – asam amino bentuk tunggal.
– Enzim proteolitik yang kurang
penting = elastase dan nuklease.
– Enzim proteolitik disintesis di
pankreas dalam bentuk tidak aktif
berupa = tripsinogen,
kimotripsinogen, dan
prokarboksipolipeptidase = menjadi
aktif jika disekresikan di tractus
intestinal.
Tripsinogen diaktifkan oleh
enzim enterokinase yang disekresi
mukosa usus ketika kimus
berkontak dengan mukosa.
Kimotripsinogen dan
prokarboksipolipeptidase diaktifkan
oleh tripsin.
– Enzim pankreas untuk
mencerna karbohidrat = amilase
pankreas : menghidrolisis serat,
glikogen, dan sebagian besar
karbohidrat (kecuali selulosa) untuk
membentuk trisakaridan dan
disakarida.
– Enzim pencerna lemak = lipase
pankreas : menghidrolisis lemak
netral menjadi asam lemak dan
monogliserida.
Kolesterol esterase : hidrolisis
ester kolesterol.
Fosfolipase : memecah asam
lemak dan fosfolipid.
– Tiga rangsangan dasar yang
menyebabkan sekresi pankreatik :
1. Asetikolin : disekresikan
ujung n. vagus parasimpatis dan
saraf2 kolinergenik.
2. Kolesistokinin : disekresikan
mukosa duodenum dan jejunum
rangsangan asam.
3. Sekretin : disekresikan
mukosa duodenum dan jejunum
rangsangan asam.
B. Endokrin
– Fungsi endokrin kelenjar
pankreas diperankan oleh pulau
langerhans  terdiri atas 4 sel  sel
α, sel β, sel δ, dan sel F.
– Sekresi sel – sel ini berupa
hormon yang akan langsug
diangkut melalui pembuluh darah.
Sel Hormon Target Utama Efek
Hormonal Regulasi
1. α (Glukagon)
Target : Hati, jaringan adiposa
Efek : merombak cadangan
lipid, merangsang sintesis glukosa
dan pemecahan glikogen di hati,
menaikan kadar glukosa.
Distimulasi oleh kadar glukosa
darah yang rendah, dihambat oleh
somatostatin.
2. β (Insulin)
Target : Sebagian besar sel
Efek : membantu pengambilan
glukosa oleh sel, menstimulasi
pembentukan dan penyimpanan
glikogen dan lipid, menurunkan
kadar glukosa darah.
Distimulasi oleh kadar glukosa
darah yang tinggi, dihambat oleh
somatostatin.
3. δ (Somatostatin)
Target : Sel langerhans lain,
epitel saluran pencernaan
Efek : menghambat sekresi
insulin dan glukagon, menghambat
absorbsi usus dan sekresi enzim
pencernaan.
Distimulasi oleh makanan
tinggi-protein, mekanismenya
belum jelas.
4. F (Polipeptida pankreas)
Target : Organ pencernaan
Efek : menghambat kontraksi
kantong empedu, mengatur
produksi enzim pankreas,
mempengaruhi absorbsi nutrisi oleh
saluran pencernaan.
Distimulasi oleh makanan
tinggi-protein dan rangsang
parasimpatis.

Tag:, ,

About rian135

this is it!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: